Aneuk Sejarah Demo Balai Kota Banda Aceh, Minta Pembangunan IPAL Dihentikan

  • Whatsapp

Sejumlah pemuda mengatasnamakan Gerakan Aneuk Yang Sadar Sejarah (Gass) melakukan demonstrasi di depan Gedung Balai Kota Banda Aceh, pada Senin (22/3/2021).

Mereka menuntut Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menghentikan kegiatan pembangunan proyek Instalasi Pembuangan Akhir Limbah (IPAL) di kawasan Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh.

“Batalkan proyek IPAL di Gampong Pande dan lestarikan cagar budaya yang ada di Gampong Pande,” kata Aiman, selaku inisiator Gass.

Ia menyayangkan tindakan Pemerintah Kota Banda Aceh yang kembali mengaktifkan pembangunan tersebut. Padahal, tahun 2017 pembangunan pernah dihentikan karena ditolak oleh masyarakat.

“Masyarakat Gampong Pande sama sekali tidak pernah menyetujui proyek itu berada di situ,” ujarnya.

Masyarakat Gampong Pande diakuinya, bukan menolak pembangunan IPAL, namun lokasi pengerjaan proyek dinilai kurang tepat karena berada di situs sejarah.

“Jika tidak bisa membuat Aceh hebat seperti yang dulu, setidaknya pemerintah jangan menghilangkan sejarah bahwa Aceh pernah hebat,” imbuh Aiman.

Aksi dan tuntutan serupa akan terus disampaikan para pemuda tersebut sampai Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menjumpai mereka.

“Kita beri waktu 3×24 jam ke wali kota, kalau bukan bapak wali kota kami tidak akan menerimanya,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, para pemuda itu membawa sejumlah poster bertuliskan, ‘Kami menunggu keputusan 3×24 jam sampai wali kota Banda Aceh menjumpai kami’, ‘Jika tidak bisa mewujudkan Aceh Hebat, setidaknya jangan hilangkan bukti sejarah bahwa Aceh pernah hebat’.

Selain itu, ada juga tulisan, ‘Lestarikan cagar budaya keuneubah indatu’, ‘Jaga dan indahkan tempat sejarah yang ada di Banda Aceh. Jangan bodohi Masyarakat’, dan ‘Batalkan proyek IPAL karena di situ terdapat peninggalan sejarah’.

Penulis: Muhammad

Pos terkait