Peleburan Kemenristek Dinilai Problematik

  • Whatsapp

Peleburan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dinilai problematik. Kemendikbud ke depan bakal punya rentang kebijakan yang sangat luas.

“BRIN oke, tapi langkah pembubaran Ristek ini yang menurut saya problematik. Karena masalahnya ada pada tata kelola,” ujar Co-Founder CIPG Yanuar Nugroho, Kamis (15/4/2021).

Yanuar mengaku tidak yakin Kemdikbud akan bekerja efektif ketika Kemenristek melebur di dalamnya. Sebab, dia menyampaikan Kemendikbud akan mengurusi urusan PAUD, pendidikan dasar, menengah, tinggi, vokasi, pembentukan budaya, riset, ilmu pengetahuan, teknologi, hingga inovasi.

Lebih lanjut, Yanuar menuturkan terpisahnya BRIN menjadi lembaga tersendiri juga akan memiliki banyak pekerjaan rumah, misalnya mengintegrasikan LPNK (Bapeten, Batan, BPPT, BSN, LAPAN, dan LIPI).

“Seperti apa modelnya? Mau dilebur, dijadikan satu, atau tetap mereka bekerja dikoordinasikan BRIN?” ujarnya.

Yanuar mengaku mengetahui tujuan Presiden Joko Widodo untuk meleburkan Kemenristek dengan Kemendikbud. Saat menjadi deputi di KSP, dia berkata Jokowi sempat bicara tidak ingin uang negara ‘diecer-ecer’. Dia pun menduga kehadiran BRIN lewat Undang-Undang Sisnas Iptek merupakan solusi untuk ‘mengecer’ uang negara.

Di sisi lain, Yanuar mengingatkan peleburan dua kementerian menjadi satu tidak pernah berjalan singkat. Dia mengatakan butuh waktu paling tidak satu tahun untuk benar-benar beroperasi.

Waktu selama itu diperlukan untuk menggusur administrasi pegawai hingga hal teknis lainnya. Terlebih, dia mengingatkan tahun 2024 sudah masuk tahun politik.

“Bagi saya melakukan itu di tengah-tengah jalannya kabinet menunjukkan bahwa hal sestrategis ini tidak direncanakan, dan itu adalah sinyal buruk di pemerintahan ini,” ujar Yanuar.

Terkait dengan hal itu, dia mengajak semua pihak untuk mengawasi kinerja Kemendikbud-Kemenristek, yang merupakan kementerian dengan rentang kebijakan paling besar di Indonesia dan dunia.

“Kita kawal saja kalau begitu. Itu posisi yang kita ambil sekarang,” ujarnya.

Sumber: CNNIndonesia

Penulis: Redaksi

Pos terkait